Garuda Indonesia dan Efisiensi

January 31, 2012 § Leave a comment

Pengalaman dengan Garuda Indonesia beberapa waktu lalu terasa berbeda,

Boleh dibilang perbedaan tidak terlalu mencolok, atau mungkin hanya kebetulan? Perbedaan mulai terasa saat akan terbang dari Jakarta, yang biasanya menggunakan alat/jembatan penghubung menuju pesawat, kali ini harus menuruni tangga, menyusuri jalan menuju pesawat, yang memang jaraknya tidak jauh dan kemudian naik lagi menuju pesawat. Hal yang serupa terjadi saat tiba di Jakarta, pesawat diparkir dekat terminal 3 (tidak langsung pada gate keluar), dan penumpang turun dari pesawat untuk kemudian naik shuttle bus menuju gate terminal 2.

Saya menduga ada pengurangan fasilitas pelayanan penerbangan Garuda Indonesia, apakah mungkin karena penggunaan jembatan penghubung ke pesawat yang menghabiskan biaya cukup mahal? Sehingga lebih hemat jika penumpang disuruh turun dan naik tangga secara manual. Apakah mungkin biaya parkir pesawat di area tengah atau dekat terminal 3 lebih murah ketimbang biaya parkir pesawat tepat di terminal hub?

Secara pribadi saya tidak merasa keberatan, dan justru jika memang dugaan saya benar, maka saya merasa senang, karena Garuda Indonesia ternyata mau berpikir dan melakukan perubahan melalui berbagai upaya-upaya penghematan. Satu hal yang saya cermati dan rasakan bahwa tidak adanya perubahan atau penurunan pelayanan yang signifikan selama penerbangan, sehingga adanya perbedaan pada pelayanan turun atau naik penumpang tidak membuat saya merasa terusik.

Adanya upaya efisiensi harus kita hargai, dan selama efisiensi tidak mengganggu atau menurunkan kualitas pelayanan yang inti, maka menurut saya hal tersebut merupakan strategi yang baik. Garuda Indonesia sepertinya memang harus berubah, dan bergerak maju, walaupun diterpa oleh kesulitan kondisi keuangan. Namun Garuda Indonesia harus berubah bukan hanya karena faktor keuangan perusahaan, bukan hanya karena kompetisi yang semakin ketat, bukan juga hanya karena Indonesia yang saat ini sedang tumbuh, tapi karena Garuda Indonesia telah menjadi perusahaan publik. Artinya Garuda Indonesia yang tadinya selalu ‘terlindungi’ dengan status BUMN, dimana untung/rugi hanya menjadi persoalan angka. Namun kini, Garuda Indonesia menyandang status BUMN Terbuka, sehingga secara terbuka dan periodik harus membuka kinerja keuangannya secara transparan dan akuntabel, sesuai aturan yang berlaku untuk perusahaan terbuka. Dan pada akhirnya publik (investor) pun beramai-ramai dapat menilai kinerja Garuda Indonesia dari waktu ke waktu.

Namun ada hal yang menarik ketika saya mencoba melihat Laporan Keuangan Garuda Indonesia per 30 September 2011, dimana jika kita melihat pada komponen Beban Usaha terlihat adanya peningkatan Beban Usaha dari Rp12,9 triliun di kuartal ketiga tahun 2010, menjadi Rp17,7 triliun pada periode yang sama di tahun 2011. Bahkan jika kita tengok lebih dalam Beban Usaha, untuk Beban Pelayanan Penumpang juga terjadi peningkatan dari Rp1,0 triliun di kuartal ketiga tahun 2010 menjadi Rp1,5 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dan pada Beban Bandara juga mengalami hal yang serupa, yakni meningkat menjadi Rp1,3 triliun di kuartal ketiga tahun 2011, dibandingkan Rp986 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sehingga ada besar kemungkinan dugaan saya pada awal penulisan menjadi salah karena ternyata beban biaya usaha justru semakin meningkat.

Saya memang belum tahu apakah beban biaya penggunaan jembatan penghubung ke pesawat masuk ke komponen Beban Pelayanan Penumpang, atau biaya parkir pesawat masuk ke komponen Beban Bandara. Dan saya juga bukan analis keuangan pada perusahaan sekuritas yang biasanya handal dalam hal semacam ini, karena ini hanya sekedar opini untuk menggelitik pikiran pembaca. Pada akhirnya saya sangat berharap Garuda Indonesia dapat menjadi maskapai penerbangan kebanggaan masyarakat Indonesia.

Tagged: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Garuda Indonesia dan Efisiensi at 1alinea.

meta

%d bloggers like this: